Harga tanah dari tahun ke tahun

Diposting oleh Akhirul akbar on Sabtu, 03 Desember 2011


Banyak alternatif dalam berinvestasi. Ada yang menaruh investasi di saham, reksadana, surat utang, ataupun yang berupa asset seperti rumah, apartemen, tanah, Logam Mulia, perhiasan, Batu Permata, Lukisan dan lain sebagainya. Masing-masing investasi mempunyai keunikan tersendiri. Dan orang mempunyai alasan yang berbeda-neda mengenai mengapa mereka melakukan investasi tersebut.

Bisa kita ketahui bahwa seseorang pada masa dahulu apabila mereka banyak mempunyai tanah mereka di namakan juragan tanah,kita ketahui bahwa seorang pada jaman dahulu itu mereka dalam membeli tanah mereka tidak memakai yang namanya sertifikat tanah tetapi mereka hanya membeli dengan cara pengukuran manual dan bahkan apabila mereka membuka lahan mereka seenaknya membagi lahan tersebut tanpa harus membelinya dulu,kita bisa bayangkan beberapa tahun kemudian atau belasan tahun berikutnya tanah yang mereka beli dengan cara “manual”itu bisa saja menjadi ratusan juta rupiah atau bahkan milyaran rupiah dari yang mereka beli tadi secara “manual”sangat murah untuk beberapa tahun kemudian menjadi ratusan juta rupiah. LOKASI. Ini adalah aspek utama yang harus dipertimbangkan pada saat kita hendak membeli tanah sebagai aset investasi. Jeli dalam memilih daerah mana yang bakal berkembang dan daerah mana yang masih mempunyai potensi menjadi favorit orang-orang dalam bisnis jual beli tanah. Mengenai peruntukan tanah bisa ditanyakan ke Dinas Tatat Kota setempat.
Ada beberpa hal yang harus di perhatikan dalam berinfestasi di tanah yaitu:
Aspek LEGALITAS. Bagaimana mengenai dokumen dan surat-surat tanah ? Pastikan bahwa dokumen tanah lengkap dan jelas. Seperti Sertifikat (SHM/ HGB), Bukti Pembayaran PBB, Identitas pemilik Tanah, Gambar Situasi (GS) atau surat ukur, Batas-batas lokasi dan sebagainya. Betul-betul dipastikan bahwa tanah dalam keadaan bebas sengketa atau tidak sedang dijaminkan kepada pihak lain atau tidak sedang dalam kasus hukum lainnya.
INFORMASI PERKEMBANGAN lokasi. Memahami rencana pengembangan daerah tersebut dengan begitu kita bisa memperkirakan apakah tanah tersebut berpotensi untuk naik harganya. Kita bisa mengumpulkan info dari beberapa broker atau pengembang di sekitar situ, mengali informasi dari penduduk sekitar atau dari RT/RW/kelurahan setempat. Dan yang jelas kita juga harus meninjau lokasi secara langsung agar tahu persis kondisinya.
JANGKA WAKTU INVESTASI. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bahwa keuntungan dalam berinvestasi di Tanah kemungkinan kecil bisa diperoleh dalam jangka pendek. Untuk itu dana yang digunakan dalam investasi ini sebaiknya adalah dana yang memang tidak akan diperlukan dalam 2-3 tahun ke depan. Dan kita harus menyiapkan Dana Cadangan lain untuk keadaan darurat. Intinya kita harus sabar dan tidak terburu-buru ingin mendapatkan keuntungan besar jika berinvestasi di sini.
Nah..dari sini enaknya kalau kita mempunyai investasi tanah,tanah itu sangat di perlukan manusia baik dalam membuka lahan,membuat gedung,rumah,kantor,dsb,kita juga tidak perlu menjaga sedemikian ekstem investasikan itu,tetapi di sini harga itu juga mempengaruhi letak dari tanah tersebut apabila letak tanah itu sangat strategis maka dari itupula harganya melambung naik di sini saya mencontohkan beberapa kasus ada seseorang petani yang mempunyai ladang di pinggir jalan raya boleh kita ketahui bahwa si petani tadi menggunakan lahan tersebut hanya untuk bercocok tanam karena tadi letak dari tanah itu sangat mempengaruhi dalam penjualannya,berarti di sini ada konsumen yang tanah tersebut yang menilai tanah dai si petani tadi sangat strategis dan dari itu konsumen tadi langsung membeli tanah dari si petani tadi dalam jumlah harga yang besar.

bagi yang mau mencari tanah di daerah-daerah tertentu
harap hub.no:087796542257
More aboutHarga tanah dari tahun ke tahun

Entri Populer

Search

Recent Post